082313437557

Gesikan, Sumbersari, Moyudan, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta 55563

Berita & Kegiatan

Berita & Kegiatan Sekolah

Informasi terbaru seputar kegiatan pembelajaran, prestasi siswa, program sekolah, dan berbagai aktivitas inspiratif di SLB PGRI Sumbersari.

Semarak Hari Kartini, SLB PGRI Sumbersari Gelar Apel, Mewarnai, dan Menyanyi Bersama

Semarak Hari Kartini, SLB PGRI Sumbersari Gelar Apel, Mewarnai, dan Menyanyi Bersama Moyudan — SLB PGRI Sumbersari memperingati Hari Kartini dengan menggelar apel pagi yang dilanjutkan kegiatan mewarnai gambar R.A. Kartini serta menyanyi lagu Ibu Kita Kartini secara bergantian di aula sekolah pada Senin (21/4/2026). Kegiatan ini semakin semarak dengan seluruh siswa yang mengenakan pakaian adat Jawa. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang berlangsung di halaman sekolah. Para siswa dan guru tampak anggun dan rapi mengenakan busana adat Jawa, menambah nuansa kultural yang kental dalam peringatan Hari Kartini. Dalam apel tersebut, disampaikan amanat mengenai pentingnya meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan, khususnya bagi perempuan. Apel ini menjadi pembuka yang menumbuhkan kesadaran siswa akan makna peringatan Hari Kartini sebagai momentum refleksi dan penghargaan terhadap jasa pahlawan. Setelah apel, seluruh peserta didik melanjutkan kegiatan di aula sekolah dengan suasana yang lebih santai namun tetap bermakna. Kegiatan inti diisi dengan mewarnai gambar tokoh R.A. Kartini. Melalui aktivitas ini, siswa tidak hanya mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat sosok Kartini sebagai simbol emansipasi dan semangat belajar tanpa batas. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyi lagu “Ibu Kita Kartini” secara bergantian melalui sesi karaoke. Setiap siswa diberi kesempatan untuk tampil, sehingga melatih keberanian dan kepercayaan diri mereka di depan teman-temannya. Suasana aula pun menjadi semakin meriah dengan dukungan dan tepuk tangan dari seluruh peserta. Kepala SLB PGRI Sumbersari, Nurul Hidayah, S.Ag., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang agar siswa dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai upaya menanamkan nilai kemandirian, keberanian, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari apel hingga kegiatan di aula. Momen ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara siswa dan guru dalam suasana yang penuh inspirasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SLB PGRI Sumbersari dapat meneladani semangat R.A. Kartini dalam meraih cita-cita serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.    

Baca Selengkapnya

Halal Bihalal YPLP Dikdasmen PGRI DIY Bersama SLB PGRI se-DIY

  Halal Bihalal YPLP Dikdasmen PGRI DIY Bersama SLB PGRI se-DIY Perkuat Kebersamaan, Sinergi, dan Semangat Bertumbuh Moyudan — Keluarga Besar YPLP Dikdasmen PGRI DIY bersama SLB PGRI se-Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal pada Kamis, 16 April 2026 bertempat di SLB PGRI Sumbersari, Moyudan, Sleman. Mengusung tema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi, Wujudkan SLB yang Harmoni”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua YPLP Dikdasmen PGRI DIY, jajaran pengurus, para kepala SLB PGRI se-DIY, guru, serta tenaga kependidikan. Kehadiran seluruh elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap keberlangsungan serta perkembangan lembaga pendidikan di bawah naungan PGRI. Sejak awal kegiatan, suasana kekeluargaan dan kehangatan begitu terasa. Rangkaian acara disusun secara khidmat dan penuh makna, dimulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan ketenangan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, penampilan seni dari peserta didik yang menunjukkan potensi dan kreativitas luar biasa, hingga ikrar syawalan yang menjadi simbol kesungguhan hati dalam saling memaafkan. Dalam sambutannya, Ketua YPLP Dikdasmen PGRI DIY Drs. Ponidi, M.Pd. menegaskan bahwa keberadaan dan kemajuan sekolah-sekolah PGRI hingga saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unsur pendidikan. Semangat kolektif tersebut menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia pendidikan. Oleh karena itu, menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling mendukung menjadi hal yang sangat penting untuk terus dilakukan demi keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan di masa yang akan datang. Sementara itu, dalam penyampaian hikmah halal bihalal, Ustadz Muftahulhaq, M.S.I. mengajak seluruh hadirin untuk memaknai bulan Syawal sebagai momentum pertumbuhan dan peningkatan diri. Nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan Ramadan diharapkan tidak berhenti, melainkan terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun suasana kebersamaan seperti saat Ramadan telah berlalu, semangat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri tetap harus dijaga dan ditumbuhkan secara konsisten. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan Halal Bihalal ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan tanggung jawab sebagai pendidik. Interaksi yang terjalin antar peserta juga menjadi sarana mempererat jejaring dan sinergi antar satuan pendidikan, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung. Kegiatan ditutup dengan musafahah sebagai simbol saling memaafkan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan seluruh peserta. Suasana hangat semakin terasa saat seluruh hadirin saling berjabat tangan, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan kembali komitmen untuk berjalan bersama dalam satu tujuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh keluarga besar SLB PGRI se-DIY semakin solid, harmonis, dan memiliki semangat untuk terus bertumbuh, baik secara profesional maupun spiritual. Komitmen bersama untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus diharapkan semakin kuat, seiring dengan terjalinnya kebersamaan yang erat dan berkelanjutan.  

Baca Selengkapnya

SOSIALISASI & MUSYAWARAH BEASISWA JAMINAN PENDIDIKAN KHUSUS DIY TAHUN 2026 SLB PGRI SUMBERSARI OLEH KEPALA SEKOLAH KEPADA WALI MURID

SOSIALISASI DAN MUSYAWARAH BEASISWA  JAMINAN PENDIDIKAN KHUSUS  DIY TAHUN 2026 SLB PGRI SUMBERSARI OLEH KEPALA SEKOLAH KEPADA WALI MURID. SUMBERSARI – Pendidikan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Bertempat di aula pertemuan sekolah, SLB PGRI Sumbersari mengadakan agenda "Sosialisasi dan Musyawarah Beasiswa Jaminan Pendidikan Khusus (JAMDIKSUS) DIY Tahun 2026 SLB PGRI SUMBERSARI". Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah dan dihadiri oleh seluruh wali murid calon penerima manfaat. Dalam sambutannya, Kepala SLB PGRI Sumbersari menekankan bahwa beasiswa JAMDIKSUS bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mendukung pendidikan inklusif. Musyawarah ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan tepat sasaran dan dipahami sepenuhnya oleh para orang tua, terutama mengenai mekanisme administrasi dan penggunaan dana yang sesuai dengan peruntukannya. Tujuan Beasiswa JAMDIKSUS : Membantu Peserta Didik Disabilitas dalam pemenuhan biaya personal pendidikan Menjamin keberlangsungan belajar bagi Peserta Didik Disabilitas Memberikan motivasi kehadiran Peserta Didik Disabilitas Pemanfaatan Dana ini berupa : Transportasi Peserta Didik maksimal Rp50.000,00 per tahun ; Perlengkapan sekolah Seragam Peserta Didik Biaya terapi ; dan Biaya pendidikan Peserta Didik di sekolah swasta

Baca Selengkapnya

Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Pendidikan bukan hanya tentang kemampuan membaca, menulis, atau berhitung. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses membentuk sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai yang akan melekat sepanjang hidup. Bagi anak berkebutuhan khusus, pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting karena menjadi fondasi dalam membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi di lingkungan sekitar. Setiap anak memiliki tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan dalam menanamkan karakter juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Dengan pembiasaan yang konsisten serta lingkungan yang suportif, nilai-nilai positif dapat tumbuh secara alami dalam keseharian mereka. Berikut beberapa alasan mengapa pendidikan karakter sangat penting bagi anak berkebutuhan khusus: Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak yang dibiasakan untuk mencoba dan dihargai atas usahanya akan lebih berani tampil dan tidak mudah merasa rendah diri. Membentuk Sikap Mandiri Pembiasaan melakukan aktivitas sederhana secara rutin membantu anak belajar bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Melatih Kemampuan Mengelola Emosi Pendidikan karakter membantu anak mengenali dan mengendalikan emosi, sehingga mampu merespons situasi dengan lebih tenang. Mendorong Sikap Saling Menghargai Anak belajar memahami perbedaan, menghormati teman, serta membangun hubungan sosial yang sehat. Menanamkan Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab Kebiasaan datang tepat waktu, menyelesaikan tugas, dan mengikuti aturan sederhana menjadi bekal penting untuk kehidupan bermasyarakat. Mengembangkan Kemampuan Bekerja Sama Melalui kegiatan kelompok, anak belajar berbagi peran dan menyelesaikan tugas bersama. Mempersiapkan Anak Menghadapi Dunia Kerja dan Sosial Karakter yang kuat menjadi modal utama saat anak melanjutkan pendidikan atau memasuki lingkungan kerja. Di Sleman, pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama di SLB PGRI SUMBERSARI. Sekolah ini membiasakan nilai-nilai keimanan, kemandirian, kerja sama, serta kepedulian sosial dalam setiap kegiatan pembelajaran dan aktivitas harian siswa. Apabila Anda ingin anak tumbuh dengan karakter yang kuat sekaligus memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat, pertimbangkan untuk mendaftarkannya di SLB PGRI Sumbersari. Lingkungan belajar yang hangat dan pendampingan yang tepat dapat menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih mandiri dan penuh percaya diri.

Baca Selengkapnya

Peran Sekolah Luar Biasa dalam Membangun Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

Setiap anak memiliki potensi yang unik, termasuk anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan pendekatan pendidikan yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Dukungan lingkungan yang tepat, metode pembelajaran yang adaptif, serta pendampingan yang konsisten menjadi faktor penting dalam membantu mereka tumbuh percaya diri dan mandiri. Di sinilah peran Sekolah Luar Biasa menjadi sangat penting dalam mendampingi proses perkembangan tersebut. Sekolah Luar Biasa tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada keterampilan hidup sehari-hari, pembentukan karakter, serta kesiapan menghadapi kehidupan sosial. Pendidikan yang diberikan dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa sehingga mereka dapat berkembang secara optimal. Berikut beberapa peran penting Sekolah Luar Biasa dalam membangun kemandirian anak berkebutuhan khusus: Mengembangkan Kemampuan Bina Diri Siswa dilatih untuk melakukan aktivitas dasar secara mandiri seperti merawat diri, menjaga kebersihan, hingga mengatur kebutuhan pribadi sesuai kemampuan masing-masing. Memberikan Pembelajaran Akademik Fungsional Materi pembelajaran disesuaikan agar lebih aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, seperti berhitung untuk transaksi sederhana atau membaca petunjuk dasar. Membekali Keterampilan Kerja Program keterampilan seperti tata boga, membatik, atau tata graha membantu siswa memiliki bekal nyata untuk bekerja atau berwirausaha di masa depan. Melatih Kemampuan Sosial dan Komunikasi Interaksi di lingkungan sekolah membantu siswa belajar bekerja sama, memahami aturan, serta membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Menanamkan Pendidikan Karakter Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, dan kerja sama dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari. Mendorong Partisipasi dalam Kegiatan Non Akademik Kegiatan ekstrakurikuler dan lomba dapat menjadi sarana untuk menggali potensi dan meningkatkan rasa percaya diri siswa. Menjalin Kolaborasi dengan Orang Tua Sekolah dan orang tua bekerja sama dalam memantau perkembangan anak sehingga program pembinaan dapat berjalan konsisten di rumah maupun di sekolah. Di Kabupaten Sleman, salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen dalam membangun kemandirian anak berkebutuhan khusus adalah SLB PGRI SUMBERSARI. Dengan jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB serta program keterampilan yang terarah, sekolah ini berupaya memberikan bekal nyata bagi peserta didiknya agar mampu hidup mandiri dan berdaya di tengah masyarakat. Jika Anda sedang mencari sekolah yang tidak hanya mendidik tetapi juga membimbing anak menuju kemandirian, pertimbangkan untuk mendaftarkan putra-putri Anda di SLB PGRI Sumbersari. Bersama tenaga pendidik yang profesional dan lingkungan yang suportif, masa depan yang lebih mandiri dan bermakna dapat mulai dibangun sejak hari ini.

Baca Selengkapnya